Rabu, 12 Maret 2014

BUAH DELIMA ( RUMMAN )



Allah berfirman, “Didalamnya (surga) ada buah-buahan, pepohonan kurma dan delima.”
(QS. Ar-Rahman:68)
Ibnu ‘Abbas meriwayatkan sebuah hadits, “Masing-masing dari buah delima kalian diserbuki oleh benih delima surga.” Harb dan yang lainnya meriwayatkan dari Ali yang berkata, “Makanlah delima dengan kulitnya, sebab dapat membersihkan perut.”
Delima manis bersifat panas dan basah, berguna untuk perut dan memperkuat perut karena memiliki zat konstipasi ringan. Delima berguna bagi tenggorokan, dada, paru-paru serta melegakan batuk. Jus delima merelaksasi perut, bergizi, cepat dicerna karena manisnya, dan menghasilkan panas bersama udara dalam perut. Buah ini meningkatkan produksi sperma tetapi tidak cocok bagi orang-orang yang menderita demam. Delima memiliki kualitas khusus, yakni dapat mencegah roti menjadi busuk di dalam perut bila dimakan degan delima.
Delima asam bersifat dingin dan kering serta memiliki daya penahan jarah ringan. Jenis delima ini menyembuhkan perut yang berlebihan panasnya dan membantu memproduksi lebih banyak urine dibandingkan jenis delima lainnya. Delima asam juga meredakan gejala-gejala penyakit kuning, menghentikan buang air akibat obat pencahar, mencegah muntah, melunakkan ampas makanan, menghentikan panas dalam liver, menguatkan organ-organ, meredakan goncangan liver, sakit jantung, dan sakit bibir lambung. Delima memperkuat perut, membebaskannya dari kotoran dan meredakan penyakit kuning serta baik bagi darah.
Jus delima yang dimasak dengan sedikit madu hingga seperti salep dan digunakan sebagai tetes mata dapat menjernihkan rona kuning mata dan dapat menghancurkan kelembaban yang padat. Jika diletakkan di gusi dapat menyembuhkan bintik-bintik merah pada gusi. Jus delima yang diekstrak dengan kulit buahnya juga dapat berfungsi sebagai obat pencahar dan dapat membebaskan tubuh dari kelembaban-kelembaban liver septis, serta mengobati demam jangka pendek.
Kualitas delima yang rasanya sepat berada di tengah-tengah antara delima manis dan delima asam, meskipun delima jenis ini lebih condong ke arah asam. Biji delima yang dicampur dengan madu dapat mengurangi jari septis (agnail) dan koreng-koreng yang berbahaya. Bunga delima juga membantu menyembuhkan luka-luka. Dikatakan bahwa, “Jika seseorang menelan tiga bunga delima setiap tahun, ia akan selamat dari radang selaput mata sepanjang tahun.” 




 

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2014 Herbal Banten